Masih Ada Orang Yang Saat Besar Tidak Tahu Berterima Kasih Kepada Orang Tua

Masih Ada Orang Yang Saat Besar Tidak Tahu Berterima Kasih Kepada Orang Tua

Kita dari kecil diurus oleh orang tua. Bahkan orang tua dengan bersusah payah berusaha bagaimanapun caranya untuk membesarkan kita. Untuk memenuhi kebutuhan kita, untuk memberikan yang terbaik untuk kita. Bahkan saat mereka tidak cukup uang. Tapi kita menginginkan sesuatu. Dia bisa berusaha sekuat tenaga mencari uang untuk memberikan apa yang kita inginkan. Mungkin bagi kalian yang sudah terlahir kaya raya, tidak terlalu merasakan ini. Tapi bagi kalian yang tumbuh di keluarga yang kurang mampu atau sederhana. Ini akan sangat terasa. 

Masih Ada Orang Yang Saat Besar Tidak Tahu Berterima Kasih Kepada Orang Tua

Dimana saat kalian menginginkan sesuatu, tapi kita harus menahan dan bersabar karena tahu kita tidak mampu untuk itu. Orang tua kita tidak mampu untuk memenuhi itu. Kita harus belajar mengalah, kita harus belajar menerima apa yang ada. Tapi itulah cinta kasih orang tua. Memang tidak bisa kita sangkal. Mau kita menahan bagaimanapun keinginan kita. Bersabar akan keadaan. Tapi diam-diam orang tua akan berusaha keras, kerja gila-gilaan untuk memberikan apa yang kita butuhkan, apa yang kita inginkan. Walaupun nyawa mereka sendiri harus mereka korbankan. 

Mereka tidak ingin kita hidup susah, dan tidak mendapatkan hak yang layaknya anak seumuran kita dapat atau nikmati. Mereka akan memberikan itu. Bahkan kita bisa lihat perbedaan saat orang tua memberikan sesuatu pada kita dan orang lain baik saudara kita atau pasangan kita berikan. Mungkin mereka bisa memberikan banyak hal bagi kita, misalnya mereka memiliki uang 100 ribu, dan kita butuh uang, mereka bisa memberikan sampai 50 ribu-70ribu, jika kita memang sangat membutuhkannya. 

Tapi orang tua berbeda. Saat kita membutuhkannya. Meskipun uang yang mereka tinggal 50 ribu, mereka akan memberikan semuanya untuk kita. Tapi sayangnya banyak anak-anak saat tumbuh besar tidak bisa sadar akan itu. Dan malah mereka tetap menyalahkan orang tuanya karena mereka tumbuh besar dengan segala kekurangan. Dan malah mereka hitung-hitungan dengan orang tua.