Category Archives: Berita Unik

Cara Untuk Mengatasi Rasa Kantuk Saat Sedang Belajar


Kantuk adalah salah satu musuh paling umum yang dihadapi orang saat belajar. Ada bangak cara untuk menghilangkan kantuk saat belajar. Namun, Anda harus terlebih dahulu memahami apa penyebab kantuk saat belajar agar masalah serupa tidak muncul di kemudian hari.

Bagaimana cara menghilangkan ngantuk saat belajar?

Ada beberapa cara untuk menghilangkan rasa kantuk saat belajar. Namun, perlu dicatat bahwa efeknya mungkin berbeda untuk setiap orang.
Beberapa caranya seperti berikut:

Duduk tegak

Ketika Anda belajar, Anda biasanya duduk di posisi yang paling nyaman. Sayangnya, hal ini sering menyebabkan kantuk saat belajar. Untuk tetap terjaga, Anda harus duduk tegak.

Selain duduk tegak, Anda bisa mencoba belajar sambil berdiri. Belajar sambil berdiri dapat membantu melancarkan peredaran darah agar tidak mengantuk saat belajar.

Hindari belajar di kamar tidur

Merupakan salah satu tempat paling nyaman, belajar di kamar tidur bisa menyebabkan kantuk. Jika memungkinkan, belajarlah di tempat lain, seperti perpustakaan, kedai kopi, atau ruangan lain di rumah Anda di sebelah kamar tidur Anda.

Istirahat yang cukup

Tidur tepat waktu dan istirahat yang cukup dapat mencegah kantuk jika Anda melakukan proses belajar di siang hari. Sembari menghilangkan kebiasaan begadang, usahakan tidur 7 hingga 8 jam di malam hari agar tubuh bisa beristirahat dengan cukup.

Minum Minuman Berkafein

Mengkonsumsi minuman berkafein seperti kopi atau teh adalah cara termudah untuk menghilangkan rasa kantuk saat belajar. Namun, Anda harus memperhatikan jumlah kafein yang Anda minum dan tidak mengonsumsi terlalu banyak agar tidak berdampak negatif bagi kesehatan Anda.

Kelebihan kafein dapat menyebabkan reaksi overdosis seperti jantung berdebar, tekanan darah meningkat, mual, muntah, kejang, dan dalam beberapa kasus berakibat fatal (kematian). Diabetes mellitus, keguguran, bayi berat lahir rendah, lahir mati, sistem saraf dan penyakit jantung, dan obesitas adalah beberapa bahaya dari konsumsi kafein yang berlebihan.

Olahraga Secara Teratur

Olahraga teratur dapat meningkatkan kualitas tidur dan mencegah Anda merasa mengantuk di siang hari saat belajar. Cobalah berolahraga setidaknya 30 menit sehari. Seimbangkan kebiasaan ini dengan mengonsumsi makanan sehat yang mengandung protein dan karbohidrat.

Belajar di tempat yang terang

Belajar di tempat yang remang-remang bisa memperparah kelelahan dan menyebabkan kantuk. Menurut penelitian, belajar di tempat yang terang dapat mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan kewaspadaan.

Mengenal Manfaat dan Efek Samping Dari Obat Koyo


Koyo, dianggap sebagai salah satu “obat” wajib bagi orang Indonesia. Harganya mudah didapat, dibayar saat pertolongan pertama bisa diberikan kepada masyarakat, seperti murah, dan mudah. Selain itu, menggunakannya cukup sederhana. Tapi apa sebenarnya manfaat dari koyo tersebut? Bagaimana Anda menggunakannya dengan benar dan bagaimana cara kerjanya? Belum lagi masalah efek samping. Temukan jawabannya di artikel ini!

Manfaat Kesehatan Koyo

Koyo, juga dikenal sebagai patch transdermal, adalah kelas obat eksternal yang ditempatkan di luar tubuh. Fungsnya adalah untuk menggambarkan berbagai gejala nyeri seperti mulas dan nyeri. Kandungan pereda nyeri dan pereda nyeri merupakan kandungan koyo yang umum digunakan oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, jika Anda termasuk orang yang enggan minum obat untuk meredakan gejala nyeri, penggunaan pereda nyeri yang tepat bisa diterapkan.

Seringkali penggunaan koyo merupakan bagian dari terapi kombinasi. Itu benar, jadi Anda perlu minum obat lain untuk menyembuhkan penyakit Anda sepenuhnya.

Bagaimana cara kerja Koyo?

Koyo yang menempel di kulit mengandung obat yang diserap ke seluruh tubuh. Ketika koyo menempel pada kulit, tambalan dioleskan ke kulit melalui lapisan kulit ke lapisan kulit yang lebih dalam. Selain itu, obat akan diserap ke dalam aliran darah dan diedarkan ke seluruh tubuh. Penyerapan obat cukup stabil dari waktu ke waktu.

Saat Anda menyentuh kulit, Anda mungkin merasa panas atau dingin. Perasaan ini berasal dari bahan kimia di koyo, dalam bentuk biofreeze dan es dingin. Selain itu, obat tersebut juga mengandung obat lain yang meredakan nyeri, seperti asam salisilat dan capsaicin.

Efek Samping Menggunakan Koyo

Karena koyo juga mengandung bahan aktif, penggunaannya mungkin juga memiliki efek samping. Sensitivitas kulit manusia tidak sama di semua bagian tubuh. Jika Anda pakai koyo ke kulit tipis, terlalu banyak yang bisa diserap. Ini dapat menyebabkan peningkatan efek samping karena obatnya mungkin tidak bekerja dengan baik.

Efek samping lain yang dapat terjadi dengan penggunaan koyo adalah iritasi kulit seperti gatal, rasa terbakar, lecet. Jika Anda memiliki kulit sensitif, Anda harus lebih berhati-hati.
Kemerahan pada kulit setelah nemakai koyo adalah normal. Namun, jika kemerahan ini tidak hilang dalam waktu 3 hari setelah menyebabkan iritasi kulit, segera hubungi dokter Anda.

Mengenal Cabai Jalapeno Yang Terkenal Ekstra Pedas Dari Meksiko


Cabai jalapeno banyak digunakan dalam masakan Meksiko, tetapi populer di seluruh dunia. Bentuknya kecil dengan warna hijau atau merah. Kandungan capsaicin dalam cabai memiliki khasiat mulai dari menurunkan berat badan hingga kesehatan jantung. Cabai jalapeno bukan cabai terpedas, skor Scoville mereka sekitar 10.000-20.000. Namun, waspadai kemungkinan efek sampingnya. Misalnya, sensasi terbakar di mulut hingga rasa tidak nyaman di usus.

Manfaat Cabai Jalapeno

Beberapa manfaat mengkonsumsi cabai dari kota Xalapa, Meksiko adalah:

Membantu Menurunkan Berat Badan

Siapa pun yang ingin mencapai berat badan ideal dapat menambahkan cabai ini ke dalam menu sehari-hari. Pasalnya, jalapenos dapat membakar lemak serta meningkatkan metabolisme tubuh yang membuat Anda menjadi tidak mudah makan. Hal ini memudahkan seseorang untuk menurunkan berat badan.

Mencegah Sakit Maag

Ada banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya sakit maag, mulai dari bakteri H. pylori, asam lambung yang tinggi, konsumsi alkohol, merokok dan stres. Secara umum diyakini bahwa makan makanan pedas seperti cabai jalapeno memperburuk mulas. Namun, penelitian menunjukkan sebaliknya.

Kandungan capsaicin dapat melindungi lambung dari sakit maag. Peradangan dapat dikurangi dan bahkan membantu menyembuhkan infeksi. Namun, tidak diketahui secara pasti berapa banyak jalapeno yang perlu Anda konsumsi untuk mendapatkan manfaat tersebut.

Menyembuhkan Infeksi

Ada alasan mengapa paprika dan rempah-rempah digunakan untuk mencegah makanan menjadi busuk atau beracun. Kandungan ini dapat menekan pertumbuhan bakteri dan jamur yang dapat ditularkan melalui media makanan.
Tidak hanya itu, ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa capsaicin dapat mencegah infeksi seperti radang tenggorokan dan infeksi gigi

Berpotensi Menjaga Kesehatan Jantung

Capsaicin dalam cabai jalapeno dapat menstabilkan kadar gula darah. Mengkonsumsi 5 gram cabai sebelum makan makanan kaya karbohidrat dapat mencegah kenaikan kadar gula darah setelah makan.

Tidak hanya itu, capsaicin juga dapat menurunkan kolesterol pada penelitian pada hewan. Namun, tidak ada penelitian dengan hasil yang sebanding pada manusia.

Potensi Melawan Kanker

Studi menunjukkan bahwa capsaicin melawan kanker dan dapat melawan 40 jenis sel kanker. Namun sekali lagi, penelitian ini tidak bisa ditelan mentah-mentah. Pasalnya, beberapa penelitian lain menunjukkan bahwa mengonsumsi cabai dapat meningkatkan risiko terkena kanker.

Dosis juga berperan. Mengkonsumsi terlalu banyak dapat menekan penyebaran sel kanker. Namun, dosis rendah memiliki efek sebaliknya. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan ini.

Jika Anda ingin mencoba cabai jalapeno, pastikan Anda memilih cabai yang berkualitas. Hindari jalapeos dengan kulit sobek atau bergaris. Lepaskan lapisan putih sebelum diproses, di situlah sebagian besar capsaicin berada.

Apa Sih Perbedaan Dari Tupai dan Bajing ? Simak Penjelasannya !


Siapa disini yang masih bingung membedakan tupai dan bajing? Anda pasti mengira tupai dan tupai adalah hewan yang sama. Mungkin dilihat dari warna bulunya, bentuk giginya mirip, harusnya dianggap sama. Tapi jika dilihat lebih dekat, mereka adalah dua hewan yang berbeda.
Tupai dan bajing adalah sekelompok mamalia kecil yang memiliki kesamaan yang terkadang sulit dibedakan. Mari kita lihat apa perbedaan antara tupai dan bajing.

Klasifikasi Ilmiah

Pertama, mari kita temukan perbedaannya dengan spesifikasi ilmiahnya. Kalau kita cari artinya dalam bahasa Inggris, keduanya berarti ‘tupai’. Namun, kelas antara tupai dan bajing berbeda. Bajing termasuk dalam ordo Rodentia (hewan pengerat), sedangkan tupai termasuk dalam ordo Scandentia (mamalia pemanjat).

Menurut penelitian, jumlah bajing hanya sekitar 20 spesies. Sedangkan jumlah tupai di seluruh dunia mencapai 286 spesies. Angka ini menunjukkan bahwa tupai relatif lebih mudah ditemukan daripada bajing.

Makanan

Pada umumnya bajing suka memakan serangga sebagai makanan pokoknya. Sedangkan tupai merupakan hewan yang suka memakan biji-bijian dan buah-buahan. Namun, jika mendesak, tidak jarang tupai memakan serangga sesekali. Demikian juga, bajing terkadang makan buah juga.

Ukuran Tubuh

Ukuran tubuh mereka juga berbeda. Bajing memiliki panjang tubuh yang lebih besar dari tupai. Namun, spesifikasi berat bervariasi tergantung pada spesies dan tinggi.

Bentuk Ekor

Perbedaan selanjutnya antara tupai dan bajing terletak pada ukuran ekornya. Bahkan jika kita mengamatinya secara sekilas, kita dapat langsung membedakan antara keduanya. Ekor bajing lebih kecil dan lebih lurus daripada ekor tupai dengan bulu ekor yang lebih panjang dan lebih tebal serta ekor yang membuntuti.

Bentuk Wajah

Perbedaan selanjutnya terletak pada bentuk wajahnya. Jika melihat bajing secara sepintas, bentuk fisiknya lebih mirip tikus, yang pipih, pipinya tipis, dan mulut yang cenderung bengkok. Sedangkan tupai memiliki bentuk wajah yang khas dengan pipi tembem, kepala bulat dan bentuk moncong yang tidak semulus bajing.

Bagaimana dengan kalian, bisakah kamu membedakan antara tupai dan bajing? Nah, semoga artikel ini dapat menambah wawasan baru khususnya bagi anda yang bingung membedakan keduanya.

Kantuk di Kantor ? Biasanya Karena Ini Penyebabnya


Anda pasti pernah merasakan kantuk yang tak tertahankan saat bekerja, bukan? Baik saat bekerja di kantor pelayanan di Jakarta Selatan maupun saat bekerja di kantor di lokasi yang tetap. Ya, rasa kantuk memang sering dihampiri oleh para karyawan. Tentunya bagi karyawan yang bekerja di ruangan ber-AC dan memiliki kantor dengan konsep yang baik. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa hal yang bisa membuat Anda mengantuk saat bekerja, berikut beberapa di antaranya:

Tidak ada teman untuk mengobrol

Mengobrol memang bisa menjadi sumber gangguan di tempat kerja. Tapi mengobrol dengan teman adalah pilihan terbaik untuk menghindari kantuk. Tapi sayang, karena teman kantor punya banyak pekerjaan, tentu saja mereka tidak bisa membantu kita, bukan? Pada tingkat ini, kantuk tentu saja tak tertahankan, jadi disarankan untuk meninggalkan kantor selama beberapa menit. Dijamin rasa kantuk yang Anda alami setelahnya bisa hilang dengan sangat cepat.

Lakukan pekerjaan yang sama setiap hari

Tahukah Anda bahwa efek mengantuk bisa terjadi jika Anda melakukan pekerjaan yang sama persis setiap hari. Untuk alasan ini, ketika Anda terpengaruh oleh perasaan semacam ini, Anda disarankan untuk melakukan pekerjaan lain yang mungkin menyenangkan bagi Anda, mendengarkan musik atau menonton video musik di Internet. Dengan cara ini rasa kantuk yang Anda alami tidak akan kembali lagi.

Terlalu memaksakan pekerjaan

Saat Anda sedang bekerja, jangan terlalu memaksakan diri dan lakukan hal-hal yang mudah terlebih dahulu. Mengapa? Ya, memaksakan diri terlalu keras justru bisa membuat Anda lelah dan akhirnya malah mengantuk. Tentu saja jika sudah begini, pekerjaanmu tidak akan selesai nantinya, jadi jangan memaksakan diri untuk bekerja walaupun pekerjaanmu banyak.

Tidak menyukai pekerjaan yang ada

Entah diejek atau hanya mencari pengalaman, banyak karyawan yang hanya memilih pekerjaan dan tidak bekerja sesuai passion, alhasil mereka tidak menyukai pekerjaan yang mereka lakukan. Padahal, mereka tidak terlalu suka bekerja, bahkan malas dan selalu mengantuk saat bekerja.

Itulah beberapa penyebab yang bisa membuat Anda mengantuk saat bekerja. Namun, hal ini bisa di atasi dengan meminum kopi atau pun melakukan peregangan sebentar saja. Agar badan kembali menjadi bugar dan otak juga lancar.

Salmon, Butuh Perjuangan Agar Ikan Ini Bisa Hidup


Siapa yang tidak mengenal ikan yang satu ini, ikan dengan rasa daging yang enak dan kaya akan protein. Ikan salmon merupakan ikan konsumsi dengan harga jual yang tinggi. Di pasaran, harga salmon bisa mencapai Rp 100.000 – Rp 400.000 per kg. Tak heran jika harganya yang mahal membuat ikan ini hanya dikonsumsi oleh kalangan menengah ke atas.

Dibalik lezatnya daging ikan salmon ternyata terdapat kisah hidup yang begitu penuh perjuangan dan mungkin tidak semua orang mengetahui hal ini. Ikan salmon memiliki siklus hidup yang unik dimana ikan ini lahir di sungai, tumbuh di laut dan kembali ke sungai untuk bertelur.

Kelahiran Salmon

Kisah hidup ikan salmon dimulai di air tawar, di hulu sungai. Di sinilah telur salmon dibuahi hingga menetas dan melahirkan calon salmon baru. Bahkan pertempuran salmon dimulai saat mereka masih di dalam telur. Tidak semua salmon bisa lahir di dunia ini, hanya separuh dari total telur yang bisa menetas dan menghasilkan salmon baru, sedangkan separuh lainnya yang sial harus kembali ke pembuatnya.

Salmon yang menetas akan memulai pertempuran untuk bertahan hidup dari sungai dengan memakan plankton. Ikan-ikan ini tetap berada di sungai selama beberapa waktu hingga persediaan makanan yang tersedia habis. Setelah itu, ikan salmon akan bermigrasi secara luas dan menempuh jarak yang jauh untuk mencapai laut lepas.

Mulai Hidup di Laut Lepas

Setelah menempuh perjalanan panjang, ikan salmon kecil itu akhirnya sampai di laut. Tapi, tentu saja, tidak semua dari mereka cukup beruntung untuk mencapai lautan, karena selama perjalanan beberapa salmon harus mati dan menjadi mangsa ikan lain yang lebih besar.

Bahkan di laut, ikan-ikan kecil ini tidak dapat hidup sepenuhnya dalam damai. Tubuhnya yang kecil menjadi sasaran empuk predator ganas yang hidup di laut lepas.
Salmon yang masih hidup akan berkembang dan tumbuh menjadi salmon dewasa. Ikan salmon akan hidup di laut selama 5-7 tahun dan akan kembali ke sungai tempat mereka dilahirkan untuk berkembang biak.